Sabtu, 18 Juni 2022

Pewangi Pakaian Terbaik untuk Hilangkan Bau Membandel

Pewangi pakaian buat saya merupakan salah satu produk belanja bulanan yang wajib dibeli. Produk ini jadi pendamping detergen cuci pakaian, agar hasil cucian lebih lembut dan wangi tahan lama. 



Mengapa saya butuh pewangi pakaian? Begini ceritanya. 

Si bungsu Arkand tergolong aktif berkegiatan fisik. Sebagai penggemar bola sepak, sejak SD ekskul yang diikutinya adalah futsal. Saat ini menginjak kelas 8 SMP pun, kegiatan ekstra kurikulernya futsal. Selain itu, dia hobi olahraga lain seperti bersepeda dan latihan tinju. Dan setiap hari Minggu, Arkand juga latihan beladiri Aikido. Intinya tiada hari tanpa berkeringat deh. Cowok banget ya. Hahaha! 

It's okay, yang penting badan sehat. 

Yang bikin gemes adalah bau keringatnya yang menempel di baju olahraganya. Sepertinya, aroma tak sedap ini bukan hanya karena keringat aktivitas fisiknya deh. Ini adalah komplikasi dari keringat hormon masa pubertas, debu, "bau matahari", asap kendaraan di jalan, dan lain-lain. Bisa terlihat dari kotornya pakaian dan tercium dari bau "nano-nano" 7 rupa saat ia pulang ke rumah. 

Dulu, saya mencuci baju kotor Arkand setelah direndam dengan deterjen sekitar 6 jam. Jika ada noda sulit hilang saat dikucek, saya tambahkan pemutih untuk bajunya yang berwarna putih dan direndam lebih lama. Hasilnya bersih sih, tapi enggak ada wangi-wanginya. Belakangan saya baru tahu kalau merendam cucian terlalu lama malahan dapat membuat serat pakaian rusak dan bau apek. 

Pakai Pewangi Pakaian Terbaik

Untungnya saya menemukan solusi yang pas untuk menghilangkan bau pakaian membandel karena keringat dan lainnya, yaitu dengan menggunakan pewangi pakaian. Bukan sembarangan pewangi dong, tentunya saya juga memilih-milih produk pewangi pakaian terbaik. 


Nih, 8 ciri pewangi pakaian keluarga terbaik versi Cemil. 
  1. Dapat menghilangkan berbagai bau membandel
  2. Wangi tahan lama bahkan setelah dipakai seharian
  3. Harumnya menyegarkan, bukan harum menyengat
  4. Sekaligus berfungsi sebagai pelembut pakaian
  5. Tidak merusak warna pakaian
  6. Takaran hemat untuk hasil wangi
  7. Harga sesuai kualitas
  8. Mudah diperoleh di berbagai toko

Untuk semua kriteria di atas, selama ini pilihan saya jatuh pada Molto. Dan baru-baru ini saya menemukan Molto varian baru di official shop Unilever di Tokopedia yaitu Molto Perfume Boost Korean Strawberry. Wow, ada pewangi pakaian Korea, wajib dicoba dong. 

Produk ini meng-klaim punya teknologi MoodBoost sehingga memiliki ketahanan tujuh kali lebih wangi. Nah ini yang saya cari... untuk menghalau tujuh jenis bau tak sedap yaitu bau keringat, bau apek, bau polusi, bau bawang, bau badan, bau amis, dan bau asap. Mantap. 

Sejak dulu Molto juga menjadi rekomendasi pelembut pakaian. Jadi produk ini merupakan pewangi sekaligus pelembut pakaian keluarga ya. 


Btw, ada yang pernah tau stoberi khas Korea alias Korean Strawberry? Strawberry di sana dipanen pada musim dingin, dengan hasil buah yang besar-besar dan tingkat keasaman rendah, sehingga dominan rasa manis. Lho, kok jadi ngiler yah hahaha. Ikon buah Korea Selatan ini, selain terkenal untuk bahan berbagai kuliner, juga populer harumnya untuk digunakan pada aneka produk yang mengandung pewangi. Ah, saya juga tak mau ketinggalan untuk ngicipin aroma Korean strawberry yang hits itu. 

Selain Molto, ada produk Unilever lainnya juga lho dengan seri keharuman varian Korean Strawberry, yaitu:
  • Superpell Korean Strawberry, cairan pembersih lantai
  • Sunlight Extra Korean Strawberry, sabun cuci piring
  • Rinso Korean Strawberry Powder, deterjen pencuci pakaian. 
Produk-produk tersebut bisa dibeli online di berbagai E-Commerce, maupun di supermarket dan minimarket. 

Produk Unilever dengan keharuman Korean Strawberry

Nah, ulasan saya menggunakan pewangi pakaian Molto Korean Strawberry dapat disimak di bawah ini ya. 


Review Pewangi Pakaian Terbaik Molto Korean Strawberry 

Setelah dicoba, varian baru Molto Korean Strawberry bikin jatuh cinta deh. 

Kemasan 
Seperti varian Molto lainnya, packaging pewangi pakaian terbaik ini hadir dalam pouch plastik tebal 680 ml. Nuansanya merah dan pink bikin gemas karena eye caching, Ada gambar buah strawberry yang menggoda juga sebagai penanda aroma produknya. 

Aroma
Wangi manis khas buah strawberry pada Molto Korean Strawberry tercium sangat menyegarkan dan mewah. Harumnya soft,  tidak menyengat dan tahan lama. Pakai pewangi pakaian terbaik ini, rasanya bikin  pede deh. Tak perlu semprot parfum lagi, seharian beraktivitas, wanginya masih tercium. Beneran nih Perfume Boost yang terkandung membuat good mood karena wanginya menyegarkan. 

Tekstur
Pewangi pakaian ini memiliki tekstur cair sedikit kental. Pas lah. Saat dituang ke ember saja semerbak wanginya sudah tercium. Saya pakai produk ini untuk mengharumkan dan melembutkan pakaian, Cukup 1 tutup botol kecil dimasukkan ke dalam seember besar cucian yang sudah bersih. 

Rekomendasi
Molto Korean Strawberry selain memberikan keharuman semerbak tahan lama juga terbukti sebagai pelembut pakaian. Senang rasanya kalau cucian jadi harum dan lembut. Dengan harga produk Rp16.900 saja, kita dapat menikmati keistimewaan pewangi pakaian terbaik. Menurut saya Molto Korean Strawberry jadi rekomendasi pewangi pakaian yang pantas dicoba.


Gimana, ada yang sudah coba juga pewangi pakaian Molto Korean Strawberry? 

Minggu, 17 April 2022

Ayo Lengkapi Imunisasi pada Bulan Mei

imunisasi-inimila


"Sewaktu balita dulu saya kena polio”, cerita salah satu rekan saya di kantor.

Ia menceritakan ihwal ketidaknormalan bentuk kakinya yang kecil sebelah. Penyakit polio yang menyerang Pak Ferdi (bukan nama sebenarnya) kala itu, untungnya segera ditangani sehingga akhirnya dapat berjalan mandiri dan beraktivitas normal.

Tak sedikit penyandang polio yang harus bergantung selamanya pada orang lain karena virus polio menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan kerusakan saraf motorik dan dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen, bahkan kematian.

Indonesia telah dinyatakan bebas dari penyakit polio sejak 2014. Namun sebelum seluruh varian polio musnah, ancaman penyakit lumpuh layuh ini masih ada. Di sinilah pentingnya imunisasi dasar termasuk imunisasi polio diberikan lengkap kepada seluruh anak di Indonesia.

Imunisasi bermanfaat untuk mencegah penularan penyakit, wabah, sakit berat, cacat hingga kematian bayi dan balita. Imunisasi dasar lengkap pada anak dapat membantu meningkatkan perlindungan terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. -  dr. Prima Yosephine (Plt. Dir. Pengelolaan Imunisasi, Kementerian Kesehatan

Selain imunisasi polio, tersedia vaksin untuk mencegah anak dari terjangkit penyakit yang juga dapat mengancam jiwa seperti campak, difteri, tetanus, pertusis, rubela. Imunisasi dasar ini merupakan program Pemerintah yang dapat diperoleh di fasilitas kesehatan umum secara gratis seperti di Puskesmas dan Posyandu. Sedangkan untuk anak-anak usia sekolah, penyelenggaraan imunisasi campak, difteri, dan tetanus, dilaksanakan di sekolah.

Ancaman Penyakit Jika tidak Dilakukan Imunisasi

Saat ini, masih ditemukan varian virus polio tipe 1 di Madagaskar, tipe 2 di 22 negara Asia Afrika, dan tipe 3 di Israel, Palestina, serta Tiongkok. Ini artinya, masih ada ancaman penularan penyakit polio, misalnya melalui kunjungan dari dan ke mancanegera. Hal ini diungkapkan oleh Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si. pada Temu Blogger 12 April 2022 yang lalu mengusung tema "Sehat Kini dan Nanti, Bersama Kita Imunisasi." Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan Pekan Imunisasi Dunia 2022, bersama narasumber lainnya yaitu Prof.Dr.dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A(K), M.TropPaed.

akibat-tidak-imunisasi

Pada kesempatan tersebut Prof. Miko juga mengingatkan pentingnya imunisasi dasar maupun imunisasi penyakit lainnya agar dapat melindungi anak dan seluruh keluarga dari berbagai macam penyakit yang menyebabkan kesakitan, kecacatan hingga kematian. Penyakit yang mengancam tersebut adalah : 

1. COVID-19 

Pandemi COVID-19 masih terus mengancam hingga saat ini. Penyakit ini rentan bagi lansia dan anak-anak serta bagi yang mempunyai komorbid. 

Per tanggal 16 April 2022, tercatat penduduk Indonesia yang terkonfirmasi positif adalah 6,04 juta orang dengan angka kematian sebanyak 156.000 orang (covid19.go.id).

Sementara itu anak positif COVID-19 tercatat 808.383 anak dengan sebaran kelompok umur : 

  • 0-5 thn:3% (180,981 anak) 
  • 6 -18 thn:10,4% (627,402 anak)

Saat ini Pemerintah terus menggalakkan vaksinasi ke 1, 2 dan booster bagi masyarakat usia mulai dari 18 tahun hingga lansia. Dan 2 kali vaksinasi untuk usia 6-17 tahun agar tercipta kekebalan populasi (herd immunity). 

2. Campak

Penyakit ini mengancam bayi, balita, anak meyebabkan kejang/radang otak sebanyak 571 kasus dan radang paru/pneumonia sebanyak 2.853 kasus (data tahun 2012-2017). Kasus positif campak sebagian besar diderita oleh anak usia kurang dari 15 tahun, yaitu sebanyak 74% tahun 2021 dan 80% pada 2020.

3. Rubela

Kejadian cacat bawaan karena rubela tercatat sebanyak 1.660 bayi di RS tipe A (2012-2018), dengan berbagai kelainan seperti: 

  • kelainan jantung 
  • buta karena katarak
  • keterbelakangan mental
  • otak tidak berkembang tuli

Kasus positif rubela juga diderita oleh usia <15 tahun yaitu 84% di tahun 2021 dan 80% tahun 2020. 

4. Difteri

Penyakit ini menyebabkan jalan nafas tersumbat, otot jantung rusak, dan dapat menyebabkan kematian. KLB Difteri pernah terjadi pada 2017 -2018, mencakup 33 Provinsi/144 Kabupaten dengan mayoritas penderita usia 5-9 tahun (33%) dan sebagian besar tidak pernah imunisasi (66%). 

5. Lumpuh layuh (polio)

6. Penyakit menular lain seperti tetanus pertusis, hepatitis B, Tuberkulosis, Varicela, meningitis, dan lain-lain. 

(Sumber angka data: Prof. Soedjatmiko, Temu Blogger 12 April 2022

Fakta Cakupan Imunisasi di Indonesia Masa Pandemi

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, sekitar 1.714.471 anak di Indonesia tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap pada 2019-2021. Jumlah tersebut berisiko tinggi menyebabkan kejadian luar biasa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau KLB PD3I.

Selain itu, laporan dari Unicef menyatakan bahwa sejak Indonesia melaporkan kasus COVID-19 pertamanya pada Maret 2020, cakupan imunisasi dasar semakin menurun. Misalnya, angka cakupan imunisasi difteri, pertusis dan tetanus (DPT3) serta campak dan rubela (MR1) berkurang lebih dari 35% pada bulan Mei 2020 dibandingkan periode waktu yang sama tahun sebelumnya. 

Survei daring yang ditujukan kepada orang tua dan pengasuh anak di bawah dua tahun memaparkan perilaku dan praktik mencari layanan imunisasi di Indonesia pun berubah. Sebelum pandemi, sekitar 90% anak diimunisasi di fasilitas umum: 75% di posyandu, 10% di puskesmas, 5% di polindes dan 10% di klinik dan rumah sakit swasta. Namun, selama pandemi COVID-19 responden survei menunjukkan bahwa klinik dan rumah sakit swasta menjadi sumber utama untuk mendapatkan layanan imunisasi untuk anak mereka (lebih dari 43%), puskesmas (29%) dan posyandu (21%). Ini di antaranya disebabkan karena kekhawatiran akan terjangkiti COVID-19, selain karena posyandu sebagian besar ditiadakan selama pandemi. (Sumber : unicef.org) 

Sementara itu, sebuah riset dari Perguruan Tinggi Inovasi Pelayanan Kefarmasian Universitas Padjadjaran juga memaparkan data menurunnya cakupan imunisasi dasar selama masa pandemi. Dikutip dari The Conversation Indonesia, secara nasional cakupan imunisasi dasar (vaksin hepatitis B, polio, campak, BCG dan pentavalen (DPT-HB-Hib) untuk anak hanya mencapai 57,9%, jauh dari target 93%. Penurunan cakupan imunisasi di Pulau Jawa, sebagai episentrum pandemi COVID-19 dan populasi terpadat, tercatat lebih tinggi dibandingkan luar Jawa. 

Faktor yang mempengaruhi penurunan cakupan imunisasi menurut riset ini adalah: 

  1. Penutupan sebagian layanan Posyandu dan pembatasan layanan Puskesmas
  2. Kekhawatiran orang tua pergi ke pusat layanan kesehatan untuk memvaksin anaknya karena takut terinfeksi COVID-19.
  3. Keraguan terhadap vaksin juga menjadi hambatan. Padahal, sesuai pemaparan Prof. Hindra pada Temu Blogger yang lalu, seluruh vaksin yang diberikan dapat dipastikan aman karena telah melalui serangkaian uji klinis dan ada penelitiannya di seluruh dunia
  4. Kondisi lokasi setempat. Program imunisasi di kota lebih berhasil karena memiliki layanan dan infrastruktur kesehatan yang lebih baik dibanding di desa. 

Pekan Imunisasi Dunia

Pekan Imunisasi Dunia Pekan Imunisasi Dunia 2022 merupakan momen yang penting bagi masyarakat Indonesia untuk mengingatkan dan menyadarkan pentingnya imunisasi dasar lengkap, yang telah menurun selama pandemi COVID-19. Pekan Imunisasi Dunia ini berlangsung 16-22 April 2022, dengan tema Long Live for All

Secara Nasional, akan ada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada Mei mendatang yang dapat dimanfaatkan untuk melengkapi imunisasi yang kurang. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan pun gencar mengingatkan para orang tua untuk segera melengkapi imunisasi anak, terutama yang terlewatkan atau tertinggal karena pandemi, agar kekebalan tubuh anak-anak meningkat.

Imunisasi lengkap dan tambahan akan meningkatkan dan mempertahankan konsentrasi antibodi tetap tinggi dan lebih lama serta membentuk perlindungan lebih lama terhadap bahaya penyakit menular seperti uraian di atas.

Jika ada imunisasi yang belum diberikan sesuai jadwal yang seharusnya, atau imunisasi tertunda, imunisasi harus secepatnya diberikan atau dikejar. - kemkes.go.id

Mengingat pentingnya imunisasi, jika mengetahui ada anak yang belum mendapatkan imunisasi atau belum lengkap, kita perlu turut mengingatkan untuk segera datang ke fasilitas kesehatan yang memberikan layanan imunisasi.

ilustrasi-imunisasi
Ilustrasi imunisasi (Pict: Canva)


Jenis imunisasi dasar lengkap

Beberapa macam imunisasi yang perlu dilengkapi oleh semua anak untuk mencegah berbagai penyakit menular adalah:

Untuk bayi usia 0-11 bulan

  • HB0 untuk mencegah Hepatitis B
  • BCG untuk mencegah tuberkulosis
  • DPT-HB-Hib untuk mencegah difteri, pertusis dan tetanus
  • polio tetes (OPV) 
  • polio suntik (IPV)
  • campak rubela 

Imunisasi lanjutan

Untuk anak usia 18-24 bulan :

  • DPT-HB-Hib 1 
  • campak rubela

Untuk anak sekolah dasar :

  • campak rubela dan Diphteria tetanus (DT) pada anak kelas 1
  • Tetanus diphteria (Td) pada anak kelas 2 dan 5.
Daftar imunisasi rutin lengkap dan dosisnya adalah sebagai berikut.

daftar-imunisasi-rutin


Ayo ayah bunda, paman bibi, kakak, jangan tunda lagi, dan jangan lupa lengkapi imunisasi anak dan keluarga pada bulan Mei nanti ya. 

Rabu, 30 Juni 2021

HUT IIDN ke-11, Kukuh Berdayakan Perempuan Lewat Menulis

Masa SMP dulu, saya tertular kakak saya yang hobi membaca buku cerita. Bacaannya Lima Sekawan, novel remaja fiksi karya penulis perempuan dunia, Enid Blyton. Karena sering melahap cerita detektif itu, saya ketagihan cerita misteri. Lanjut di masa SMA, bacaan saya tetap novel misteri, salah satunya karya Agatha Christie.

Belakangan, saya kemudian kenal novelis Indonesia seperti Mira W., Marga T., NH Dini, Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, Dewi Lestari, dan lainnya. Tidak semua karya mereka saya baca, karena sebagian ceritanya bukan genre favorit saya. Tapi saya familiar karena buku-bukunya banyak terpajang menghiasi rak-rak toko buku.

Apa persamaan di antara penulis novel yang saya sebut di atas? Mereka semuanya perempuan. Ada banyak juga novelis laki-laki, tapi mayoritas penulis buku-buku cerita best seller nampaknya adalah kaum hawa.

Hal senada diungkapkan oleh Kirana Kejora dalam Talkshow "Perempuan dan Menulis" pada Festival Perempuan Indonesia yang digelar oleh komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) dalam rangka HUT IIDN yang ke 11. Menurut writerpreneur yang akrab disapa Mbak Key ini, 75% penulis Indonesia adalah perempuan. Ini artinya, perempuan punya potensi besar untuk jadi penulis hebat.

Hut-iidn-ke-11

Talkshow Perempuan Menulis adalah gelar wicara perdana dalam rangkaian acara Festival Perempuan Indonesia 2021. Sebagai narasumbernya, ada Kirana Kejora (writerpreneur, book selling author, publisher consultant, scriptwriter) yang hadir bersama Ketua Umum Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis, Widyanti Yuliandari. Talkshow sarat manfaat ini berlangsung pada 29 Mei 2021.

Tips Menjadi Penulis/Writerpreneur

Mbak Key pada kesempatan tersebut membagikan banyak ilmu berdasarkan pengalamannya menulis buku selama belasan tahun. "Penulis itu modal utamanya adalah niat dan berani. Berani untuk belajar, jangan cepat puas," tutur Mbak Key memberi tips untuk menjadi penulis buku yang berhasil.

Tips lainnya menjadi writerpreneur disampaikan oleh Mbak Key, yaitu:

1. Buat goal bahwa siapapun bisa menikmati buku yang kita tulis. Jadi jangan hanya ditargetkan untuk dibaca oleh komunitas.

2. Menulislah dengan hati, menulis untuk kebaikan. Karena buku adalah legacy (warisan), maka wariskan hal yang baik.

3. Penulis itu periset. Lakukan riset dari berbagai sumber untuk menghasilkan tulisan yang berbobot.

4. Belajarlah pada praktisi yang terjun langsung di dunia kepenulisan. 

5. Tagline sebuah itu buku penting. Maka harus dipikirkan tagline yang menjual.

6. Alur novel yang bagus yaitu: logis, ada suspend (menggantung) yang membuat penasaran dan ada surprise (kejutan).

7. Penulis itu seperti ibu. Setelah melahirkan tulisan atau buku, jangan ditinggalkan melainkan harus dirawat dan dijaga sampai besar.

8. Branding diri (promosi) itu perlu sejak awal (pra produksi). Bukan hanya setelah launching (pasca produksi) 

Konsep writerpreuneur, menjaga buku sampai besar. Karena buku itu anak, harus disayang - Kirana Kejora

Mbak Key mengamati, buku-buku dengan tema kembali ke rumah, umumnya akan diberi jalan panjang, karena bersifat universal. Dan jika ingin menulis buku yang laku di pasaran, tema cerita yang disarankan adalah : drama keluarga, drama percintaan, unsur religi, unsur komedi (satir). 

talkshow-perempuan-dan-menulis
Mbak Key dan Bu Ketu pada Talkshow Perempuan & Menulis

Itulah catatan penting yang didapat dari penuturan Mbak Key, writerpreneur yang telah telah melahirkan 160-an buku, yang beberapa di antaranya telah difilmkan.

Program dan Strategi IIDN

Sementara itu, Ketua Umum IIDN Widyanti Yuliandari pada kesempatan yang sama memaparkan berbagai program dan strategi IIDN untuk memberdayakan anggotanya lewat menulis.

Bu Ketu, panggilan sayang keluarga IIDN untuk Ketua Umumnya, didapuk memimpin komunitas beranggotakan lebih dari 22 ribu perempuan ini sejak tahun 2017. Di bawah komando Bu Ketu, IIDN tidak tanggung-tanggung membuat program yang memfasilitasi para anggotanya untuk menulis dan berkembang.

Di bidang pelatihan, IIDN acap kali menyelenggarakan kursus/training kepenulisan. Ada kelas pelatihan "Menulis dari Nol", "Menulis Buku Solo". Ada pula program kegiatan penulisan yang dikombinasikan dengan healing, seperti "Semeleh" yang berlangsung bulan Ramadhan yang lalu, dipandu oleh coach dan psikolog ahli di bidangnya.

Di bidang promosi, IIDN memiliki Tim Mitra Jenama beranggotakan 30-an blogger dan instragamer. Tim ini bertugas melakukan review buku, dan mempromosikan buku-buku IIDN untuk membantu branding dan marketing.  IIDN juga sering mengadakan giveaway, challenge, dan kegiatan lain berhadiah buku-bukunya. 

buku-antologi-iidn
Beberapa Buku Antologi IIDN 
(gambar: IG @ibuibudoyannulis)

Selain itu, ada banyak juga peluang kerjasama untuk blogger. Menurut Bu Ketu, kesempatan kerjasama dari berbagai brand/instansi untuk para blogger cenderung semakin meningkat. Tidak hanya puluhan, tapi kini dibutuhkan hingga ratusan blogger pada setiap event kerjasama.

Menulis itu membukakan banyak pintu-pintu kebaikan - Widyanti Yuliandari

Selama 11 tahun IIDN berkarya, seluruh aktivitas komunitas dimaksudkan untuk memberdayakan para anggota komunitasnya. Karena dengan menulis, kita jadi terlatih untuk berfikir terstruktur, analitis, dan berkembang. "Ekspektasinya, anggota IIDN berkembang menjadi penulis yang baik. Memberikan benefit minimal untuk mengembangkan dirinya sendiri," ujar Bu Ketu berharap.

Sumbangsih IIDN untuk Perempuan 

Acara lainnya pada Festival Perempuan IIDN selama Mei-Juni ini adalah :

  • Parade Buku
  • Talkshow Perempuan dan Lingkungan
  • Talkshow Perempuan dan Kekuatan Diri
  • Beauty Class
  • Kompetisi Instagram dan kompetisi penulisan.

Meski seluruh acara dikemas secara daring, namun itu sama sekali tidak mengurangi keseruan dan antusiasme peserta dalam mengikuti acara. Apalagi karena di sepanjang acara banyak bertabur hadiah menarik.

Rangkaian acara Festival Perempuan ditutup pada 19 Juni 2021. Puncak acara ini menampilkan blogger dan penulis: Damar Aisyah, Mugniar Marakarma, dan Wiwin Pratiwanggini yang berbagi cerita pengalaman mereka menyambut peluang literasi digital. Selain itu, hadir pula Bu Ketu bersama pendiri IIDN, Indari Masturi.

pendiri-iidn-indari-masturi
Indari Masturi - Pendiri IIDN

Teteh Indari pada acara tersebut berkisah tentang napak tilasnya mendirikan komunitas ibu-ibu ini pada Mei 2010. Tujuan dibentuknya komunitas ini menurut pendirinya adalah agar perempuan saling terdorong untuk lebih kuat, lebih hebat, lebih produktif dan menghasilkan. Mengharukan sekaligus mengagumkan, mengingat dari IIDN telah lahir para penulis baru, yang dari situ mereka berkembang dan memperoleh penghasilan.

Tulisan adalah sesuatu yang paling abadi. Jika saya sudah tidak ada, yang mengekalkan saya adalah tulisan-tulisan saya - Indari Masturi

Sumbangsih IIDN tampak all out dan serius dalam menggarap potensi perempuan di bidang kepenulisan. Saya pribadi yang baru bergabung setahunan di IIDN, merasakan banyak pencerahan dan semangat baru setelah mengikuti acara Festival Perempuan, maupun hanya dengan mengamati aktivitas IIDN setiap hari.

Komunitas ini memiliki banyak aktivitas yang dapat diikuti melalui media sosialnya sehari-hari. Di antaranya ada program rutin berbasis Facebook Grup yang membagikan ilmu dan tips kepenulisan dengan tema berbeda-beda setiap harinya, yaitu: #SeninSemangat, #SelasaBlog. #RabuBuku, #KamisKuis, #JumatFIKSI dan #SabtuPUEBI. Tak hanya di FB, pengetahuan ini pun dapat disimak di Instagram @ibuibudoyannulis. 

facebook-group-iidn
Salah satu posting di FB IIDN

IIDN juga terus memfasilitasi penulisan, penerbitan, dan pemasaran buku antologi anggotanya secara indie. Selain itu, IIDN bekerjasama dengan berbagai pihak untuk penulisan buku, kampanye digital maupun dengan melibatkan para blogger.

Program-program IIDN komplit untuk semua kalangan. Mulai dari newbie yang baru belajar menulis, untuk yang haus pengetahuan, yang ingin menambah pengalaman, yang ingin bertumbuh dan produktif, juga bagi yang ingin memperoleh penghasilan dari menulis. Sebagaimana yang Bu Ketu lontarkan pada acara talkshow silam: "Kurang apa lagi... Coba?"  

Jaya terus IIDN! Semoga sukses menebar kebaikan lewat segala aktivitasnya.

Jumat, 04 Juni 2021

Yuk Kita Bicara Menstruasi

Hari itu perut Cemil sakit. Sakitnya aneh, gak seperti biasanya, dan hanya enakan kalau dibawa tidur. Bangun tidur siang, badan Cemil masih kurang enak rasanya. Langsung ke kamar mandi, rasanya ingin mandi dengan air hangat.

Di kamar mandi, Cemil kaget bukan main karena saat pipis warnanya merah darah. Dengan rasa gelisah, Cemil segera lapor ke Ibu tentang kejadian luar biasa itu. Dan ibu langsung bisa menebak, "Kamu haid, De.. yuk belajar pakai pembalut."


Itu secuil kisah saat Cemil kecil alami menarche (menstruasi pertama kali). Kelas 6 SD waktu itu. Sebelumnya Cemil sudah tau "ilmunya" hasil bertanya-tanya kepada Ibu, kenapa perempuan boleh meninggalkan solat dan boleh tidak puasa. Tapi rupanya tetap terkaget-kaget juga, saat mengalami sendiri.

Kisah menstruasi ini kembali terkulik dalam ingatan setelah saya mengikuti webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi", 27 Mei 2021 yang lalu. Webinar ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia, bekerjasama dengan Mundipharma Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perempuan Indonesia tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM).

Meskipun saya sudah setua ini (umur berapa coba? hehe) ternyata masih banyak bolong juga informasi seputar menstruasi. Alhamdulillah saya merasa bersyukur kemarin ikutan webinar informatif ini, sehingga membuka wawasan saya menjadi lebih luas tentang kesehatan menstruasi. 


FaktaTentang Menstruasi

Setiap tanggal 28 Mei, diperingati Hari Kebersihan Menstruasi. Tentang ini pun saya baru ngeh ada hari peringatan itu. Ternyata, tujuannya adalah  untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya MKM, sekaligus mematahkan stigma negatif terkait menstruasi yang masih kerap ada di masyarakat. 

Fakta yang diambil dari data Unicef (2020) menyebutkan bahwa 1 dari 4 anak di Indonesia tidak pernah menerima informasi tentang menstruasi sebelum menarche. Kebayang dong, bagaimana bingung atau takutnya si anak, jika ia mengalami "berdarah-darah" yang belum pernah dimengerti sebelumnya. Lebih bingung lagi jika diawali dengan sindrom sebelum datang bulan, seperti sakit perut, kepala, dan payudara, berubah menjadi sensitif (perasa), insomnia, munculnya jerawat, dan lain-lain.

Selain fakta itu, data penelitian yang dipaparkan  oleh dr. Dwi Oktavia Handayani M.Epid.,  menunjukkan bahwa:

  • hanya 5 dari 10 anak perempuan (separuhnya), tahu apa yang harus dilakukan pada saat mengalami menarche; 
  • hanya 6 dari 10 anak (60% atau separuh lebih sedikit) yang bertanya tentang menstruasi kepada ibunya. Namun ironisnya, sang ibu justru jadi sumber kepercayaan, atau mitos yang salah yang merugikan perempuan. 
  • hanya 5 dari 10 anak perempuan (separuhnya) paham untuk mengganti pembalut setiap 4-8 jam. Sisanya, mengganti pembalut 2 kali sehari. Ups, ini sepertinya kebiasaan saya juga deh, kalau haid sudah sedikit keluarnya. Padahal sedikit atau banyak, pembalut tetap harus diganti minimal 4 jam sehari untuk mencegah infeksi di area kewanitaan.
  • hanya 5 dari 10 anak perempuan (separuhnya) yang mencuci tangannya sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

Artinya, dari data di atas, kurang lebih hanya separuh anak perempuan yang sudah paham dan melakukan MKM dengan benar.

Fakta lainnya disampaikan oleh Prof.Dr.dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH. Menurut Prof. Dwina, masa menstruasi meningkatkan risiko infeksi. Ini terjadi karena bertambahnya jumlah bakteri buruk di sekitar vagina, akibat keberadaan darah haid yang menimbulkan penurunan tingkat keasaman vagina.  

Karena adanya risiko itu, maka di masa menstruasi penting untuk menerapkan MKM di antaranya:

  • membersihkan vagina secara benar, yaitu dengan menggunakan air bersih mengalir dan dibasuh dengan cairan pembersih antiseptik untuk area kewanitaan.
  • menggunakan pembalut bersih dan kering yang dapat menyerap darah dengan baik
  • mengganti pembalut secara teratur minimal 4 jam sekali. 
  • pemeriksaan oleh dokter diperlukan jika terasa ada gejala tidak normal yang timbul saat menstruasi.

Pengetahuan menstruasi serta manajemen kesehatan menstruasi semacam ini perlu disampaikan oleh ibu kepada anaknya, bahkan sebelum anak mengalami menarche. Tujuannya, agar anak lebih siap sedini mungkin menghadapi gejala dan akibat dari menstruasi.

Tips Bicara Menstruasi kepada Anak

Perlu diingat, pembicaraan mengenai menstruasi bukan hal yang tabu. Proses alamiah yang dialami semua perempuan ini harus diinformasikan dengan benar kepada anak. Daripada ia mencari informasi sendiri dari teman atau internet, khawatir malah mendapatkan info yang keliru. Lebih baik ibunya sendiri yang memberikan informasinya. Tentunya ibu pun harus membekali diri dengan pengetahuan MKM dan cara membicarakannya kepada anak. 


Berikut adalah tips untuk mendiskusikan menstruasi dengan anak dari Anna Surti Ariani S.Psi., M.Si.Psi

  1. Bekali diri ibu dengan informasi yang tepat;
  2. Jangan menganggap tabu bicara menstruasi. Sebaliknya, bicara mengenai hal ini justru penting dilakukan
  3. Topik mengenai menstruasi tidak bisa dibicarakan 1 kali saja. Sebaiknya, lakukan pembicaraan secara bertahap berulangkali;
  4. Tunjukkan sikap positif karena isu mengenai menstruasi bisa sensitif bagi anak perempuan;
  5. Dibandingkan metode menceramahi, ibu lebih baik banyak bertanya dan mendengarkan;
  6. Bicara dengan menjelaskan secara kongkrit menggunakan gambar serta benda yang digunakan saat menstruasi;
  7. Anak laki-laki juga perlu mendapat penjelasan mengenai menstruasi. Tujuannya agar mereka lebih menghargai dan memahami perempuan, atau bahkan membantu jika diperlukan. Misalnya membawakan minuman hangat untuk teman perempuan yang lesu saat menstruasi.

Poin nomor 7 di atas merupakan ilmu baru juga untuk saya, berhubung dua anak saya laki-laki. Saya tidak pernah terpikir menjelaskan kepada mereka tentang menstruasi. Tapi untungnya mereka kritis bertanya kepada bundanya dari hal kecil, seperti "Apa sih artinya datang bulan?", setelah melihat iklan obat nyeri haid di TV. Jadi saya menjelaskan, karena mereka bertanya.

Produk yang Tepat untuk MKM

Bicara soal Manajemen Kesehatan Menstruasi, maka perlu diperhatikan juga alat dan produk yang digunakan. Pembalut yang bersih dan kering adalah salah satu yang wajib tersedia di rumah.

Selain itu, kebersihan area kewanitaan perlu juga dijaga dengan produk pembersih yang terpercaya. Misalnya Betadine Feminine Care yang punya rangkaian produk lengkap untuk mendukung kebersihan dan kesehatan area kewanitaan, tidak hanya untuk saat menstruasi, tapi juga untuk kebutuhan sehari-hari.

Untuk kebersihan sehari–hari, ada Betadine Wash Foam dengan berbagai keharuman dan Sabun Sirih. Produk ini mengandung Prebiotik yang merupakan makanan bakteri baik untuk memberikan perlindungan alami.


Sedangkan untuk masa menstruasi, ada Betadine Feminine Hygiene yang mengandung Povidone–Iodine. Kandungan ini punya spektrum luas dan terbukti mengatasi keputihan berlebih, bau tak sedap, gatal, atau iritasi ringan yang sering terjadi pada saat menstruasi. Produk yang perlu distok saat menstruasi juga ada Betadine Vaginal Douche untuk pertolongan dalam mengatasi jika terjadi infeksi bakteri.

Buat yang suka bepergian, Betadine punya produk Feminime Wipes juga lho. Tisu basah ini praktis untuk dibawa kemanapun sebagai teman yang menjaga area kewanitaan tetap bersih dan higienis.

Seluruh rangkaian produk Betadine untuk wanita ini bisa dibeli di official store Betadine di Tokopedia atau Shopee.

Nah itu hanya sekelumit ilmu dari webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" silam. Informatif banget kan. Apalagi dengan dipandu oleh Novita Angie sebagai MC. Sebagai narasumber dihadirkan berbagai ahli di bidangnya. Ada Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit(P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Dwi Oktavia, M.Epid., Anggota Pengurus Besar POGI, Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH, Ketua IPK Indonesia Wilayah Jakarta, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi.,Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi, dan Head of Marketing, Digital & E-Commmerce Mundipharma Indonesia, Adi Prabowo. 

So jangan ragu untuk bicarakan menstruasi dengan putri dan putranya yang beranjak puber ya moms 😉.

Sabtu, 24 April 2021

N'PURE Cica Clear Pad, Cara Eksfoliasi Kulit yang Aman dan Nyaman

Dulu, waktu usia masih muda saya sering facial di klinik kecantikan. Minimal dua bulan sekali menyempatkan perawatan wajah. Eeh... Sekarang usia udah kepala 4 kok malah gak pernah. Haha... Terbalik ya, harusnya usia gini malah perawatan antiaging kek. Alasannya sih karena takut ketergantungan sama krim dokter. Hehe... Btw, dari klinik itu, saya jadi tau istilah eksfoliasi, atau yang sering juga disebut peeling.
exfo-without-fear-npure

Buat yang belum familiar, eksfoliasi adalah proses mengangkat sel kulit mati pada wajah. Secara alami, sebulan sekali sel kulit membuang bagian terluarnya, untuk digantikan dengan sel kulit baru (regenerasi). Jika sel kulit yang dibuang ini tidak mengelupas, maka sel baru tidak akan muncul dan kulit terlihat kusam. Selain itu, sel kulit mati yang menumpuk akan menyumbat pori dan berpotensi menimbulkan komedo dan jerawat. Di situlah pentingnya eksfoliasi.

Nah beberapa waktu yang lalu saya lihat di Soco ulasan mengenai produk kapas eksfoliasi. Tertarik dengan berbagai review positif, saya langsung cari dan beli online produk baru keluaran N'PURE ini. Namanya N’PURE Cica Clear Pad.  Produk ini melengkapi seri Cica yang sudah ada sebelumnya dari brand ini yaitu Face Wash,Toner, Essence, Day Cream, Night Cream, Primer Serum, dan Hand Gel.

N’PURE Cica Clear Pad adalah kapas eksfoliasi lembut, berfungsi untuk membersihkan sel kulit mati serta membuat kulit lebih lembut dan cerah. Kandungan eksfoliasinya ringan dan dilengkapi dengan kandungan lainnya yang membantu untuk menenangkan kulit. So, produk yang mengandung Cica (Centela asiatica) atau pegagan ini, aman untuk semua jenis kulit, bahkan untuk kulit sensitif. Nah ini yang bikin saya tertarik beli. Aman dan nyaman melakukan eksfoliasi, tanpa takut iritasi. Intinya, #ExfoWithoutFear deh. 

Setelah mencoba penggunaan kapas ini, apakah harapan eksfoliasi kulit terpenuhi? Yuk simak ulasan saya berikut ya.

Kemasan dan Tekstur

Paket datang dengan dus N’PURE ukuran sedang. Produknya sendiri dibungkus bubble wrap tebal untuk menjamin agar tidak pecah dalam pengiriman.  Setelah dibuka, kemasannya berbentuk jar dengan tutup plastik hijau tua. Sedangkan pot-nya terbuat dari kaca tebal. 

kemasan-npure-cica-clear-pad
Kemasan


Saat bubble wrap-nya dibuka, plastik ini agak basah karena ada cairan merembes dari dalam jar. Tapi ini tidak masalah karena wadah tetap utuh dan kapas di dalamnya masih basah. Ada penutup plastik putih lagi setelah tutup hijau dibuka, untuk mengunci kapas agar tetap di tempatnya.

Produk ini  punya berat 100 gr. Isinya ada 30 lembar N'PURE Cica Clear Pad basah berwarna putih yang bertumpuk rapi. Bentuk kapasnya berupa lingkaran tipis berdiameter 7 cm, bertekstur di satu sisi dan halus di sisi lainnya. Kapas basah ini terasa lembut saat diusap ke wajah, bisa untuk seluruh wajah dan leher satu lembarnya.

kapas-eksfoliasi-npure
Diameter kapas 7 cm


Pada label kemasannya tertera keterangan produk, kandungan produk, dan barcode BPOM. Tanggal kadaluarsa ada di bagian bawah pot.

Kandungan

Kandungan N'PURE Cica Clear Pad sesuai yang tertera pada kemasannya adalah sebagai berikut.

  • N-Acetyl Glucosamine (NAG). Adalah bahan yang digunakan untuk mencegah dehidrasi kulit. Zat ini merupakan gula amino yang memiliki sifat pengelupasan kulit, mirip dengan AHA dan BHA. Bahan ini aman karena tidak membuat iritasi
  • Organic Centella Asiatica Leaf Water. Daun pegagan yang nge-hype beberapa tahun terakhir ini, memang bagus untuk kulit. Ia bisa mencegah iiritasi serta menenangkan kulit yang kemerahan.
  • Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil. Wanginya menyegarkan, dan berkhasiat membantu mengobati jerawat serta kondisi kulit berminyak. Selain itu, kandungan ini dapat menyamarkan flek hitam dan noda pada kulit sehingga menghasilkan corak kulit yang lebih baik. 
  • Alpha hydroxy acid (AHA). Senyawa ini diketahui dapat mencerahkan dan meratakan warna kulit, mengecilkan pori, serta membantu mengatasi penuaan kulit. 
  • Citric Acid. Berguna untuk mencerahkan kulit, serta mengurangi garis-garis halus. 
  • BHA →Salix Alba (Willow) Bark Extract. Senyawa asam salisilat (BHA) ini bermanfaat untuk pengelupasan kulit yang ringan dan lembut. Dapat digunakan oleh kulit sensitif maupun yang berjerawat. 
  • PHA→ Lactobionic Acid. Senyawa yang berasal dari gula alami ini bemanfaat mengurangi kerutan, pori-pori membesar dan kulit kasar.
  • Asam laktobionat. Merupakan antioksidan kuat yang telah terbukti dapat mempertahankan tampilan kulit awet muda. 
  • Melia Azadirachta Leaf and Flower Extract. Ekstrak tanaman Neem dari India ini berfungsi sebagai pelembab, antiseptik, anti jerawat serta mengandung sifat anti-penuaan. 
  • Tocopherol. Merupakan nama lain dari Vitamin E, yang berfungsi sebagai antioksidan dan menenangkan kulit. 
  • Caffeine. Zat ini mencegah iritasi dan peradangan 
  • Panthenol. Memiliki sifat anti inflamasi, menambah kelembaban, elastisitas serta kelembutan kulit juga dapat menenangkan kulit merah dan iritasi. 
  • Allantoin. Bahan ini bersifat anti-inflamasi, menghidrasi kulit, mengandung antioksidan yang tinggi, serta merangsang pertumbuhan kolagen  
Wow banget kan kandungan dalam selembar kapas eksfoliasi ini... Selain kandungan bahannya yang bermanfaat itu, produk ini juga teruji klinis, bebas Paraben, bebas alkohol, bebas SLS, bebas mineral oil, halal dan terdaftar di BPOM. Jadi gak perlu diragukan lagi tentang keamanan N'PURE Cica Clear Pad.

Kesan Sesudah Penggunaan

Saya menggunakan N'PURE Cica Clear Pad seminggu 3 kali, sebelum tidur. Setelah diusap ke seluruh wajah dan leher, wajah dibiarkan basah hingga mengering sendiri karena kandungan airnya menyerap ke kulit. Rasanya seger banget saat diusap ke wajah. Gak ada reaksi panas, gatal ataupun perih. Nyaman, dan bikin relaks kulit wajah, apalagi aromanya herbal seperti dedaunan yang menyegarkan.

penggunaan-npure-cica-clear-pad
Di label dianjurkan menggunakan tabir surya setelah aplikasi, tapi saya skip karena pakai hanya pada malam hari.


Efek eksfoliasinya lumayan terasa. Kulit terasa lebih bersih, lembab, dan tidak kusam. Kotoran ataupun sel kulit mati yang ada di kulit nampak terangkat dengan kapas ini, terlihat dari warna kapas yang agak kotor setelah pemakaian. Padahal saya sudah cuci muka dengan face wash sebelumnya. Selain itu, komedo berkursng banyak, pori-pori mengecil di pagi harinya yang membuat kulit terasa halus. 

Wah, amazing juga efek eksfoliasi dari N'PURE Cica Clear Pad. Penggunaannya simpel, ringan, tidak bikin iritasi, dan yang pasti gak bikin ketergantungan ya. Recommended deh untuk semua jenis kulit. 

Penasaran juga ingin coba sensasi #ExfoWithoutFear? N'PURE Cica Clear Pad dapat dibeli di website resmi N'PURE maupun di official shop-nya di berbagai market place. Harganya Rp129.000, dan sedang ada diskon lho sekarang ini.

***

Baca juga tips Cemil Lawan Jerawat Musiman.

Selasa, 06 April 2021

Lawan Jerawat dengan Scarlett Acne Serum

Siapa yang kulitnya berjerawat musiman kayak durian? Hehe. Maksudnya sebulan sekali atau saat-saat tertentu, si pemanis wajah datang tak diundang. Toss dulu deh kalo samaan. Etapi... Cemil ketemu dong jurus lawan jerawat macam gini. Di bawah ini ceritanya...


Jerawat, atau bahasa kerennya acne vulgaris biasanya terjadi saat folikel rambut di kulit tersumbat oleh minyak berlebih dan atau sel kulit mati. Kalau jerawat musiman yang dimaksud tadi itu, munculnya lebih karena kondisi hormonal yang berubah ya. Umumnya sih dialami perempuan saat menjelang masa menstruasinya. Atau kala sedang kangen. Eaaa... Atau saat sedang banyak pikiran dan emosi. Hmmm...

Pilih-Pilih Obat Jerawat

Fyi, jenis kulit saya berminyak dengan pori-pori besar. Jerawat gak parah, cuma muncul musiman. Meski muncul kadang-kadang, tapi bikin jengkel juga sih. Nongol memang hanya satu dua, tapi bekasnya lama hilang. Kadang di pipi, di dagu, di dahi, di hidung, di atas mulut. Hadeuuh... Ada yang ngalamin gitu juga?

Nah sejak merek Scarlett Whitening booming, saya lirik-lirik juga produk perawatan wajahnya untuk acne care. Ada dua macam serumnya Scarlett ini yaitu  Acne Serum dan  Brightly Ever After Serum. Karena niatnya cari perawatan untuk lawan jerawat, maka saya  ngincer acne serum-nya. Sebelumnya, saya udah cobain produk perawatan tubuh Scarlett Whitening yang hype itu dan cocok banget. Bisa dicek di sini ulasannya : Menikmati Me Time Bersama Scarlett Whitening Body Care.

Akhirnya, dengan tekad bulat, saya pun order Scarlett Acne Serum ini. Produk perawatan kulit berjerawat milik artis Felicya Angelista ini, ada krim siang dan krim malamnya juga. Tapi, berhubung jerawat saya tergolong jinak (bukan jerawat batu ataupun jerawat bandel), maka saya hanya beli serumnya. Plus order Scarlett Whitening Face Wash, untuk melengkapi perawatan wajah saya. Saya beli online di official shop-nya di Shopee seharga masing-masing Rp75.000. Sering ada diskon juga di sini.


Review Scarlett Whitening Facial Wash

Sebelum mengulas Acne Serum, Cemil mau cerita pengalaman pakai Scarlett Whitening Facial Wash dulu ya.

Sabun cuci muka Scarlett Whitening ini dikemas dalam botol plastik bening 100 ml yang praktis. Dus pembungkusnya aman untuk pengiriman barang. Botol ukuran seperti ini enak tuk dibawa-bawa travelling, karena ramping, gak makan banyak tempat. Isi sabunnya berwana bening dengan ada sedikit bulir-bulir merah kelopak mawar.

Produk ini mengandung Glutathione,  Aloe Vera, Rose Petals, dan Vitamin E, seperti tertera di botolnya. Glutathione berguna untuk melembabkan, meningkatkan elastisitas, dan mencerahkan kulit. Juga melindungi kulit dari radikal bebas. Kandungan rose petals atau kelopak bunga mawar, berfungsi untuk menyegarkan kulit. Aloe vera berguna untuk melembabkan, mengatasi peradangan, menenangkan dan menghaluskan kulit. Sedangkan  vitamin E sih memang vitaminnya kulit ya. Ia bermanfaat untuk melembabkan, mengatasi peradangan serta menenangkan kulit. 
Teksturnya agak kental, tidak terlalu cair, dengan ada sedikit wangi. Pas deh. Kalau sabun muka terlalu wangi rasanya malah mengganggu buat saya. Tuang secukupnya di telapak tangan, lalu usap merata ke wajah dan dibilas. Setelah cuci muka dengan Scarlett Whitening Facial Wash rasanya adem banget dan kulit terasa halus. Saya pakai sabun muka ini pagi dan sore/malam saat mandi.

Scarlett Whitening Facial Wash tidak mengandung SLS alias sodium lauryl sulfate. Ini adalah bahan yang sering terkandung di dalam produk skincare maupun bodycare yang dapat membuat kulit kering bahkan iritasi. Jadi aman untuk semua kulit ya. Yang bikin aman juga, sabun ini juga sudah teregister BPOM dan halal MUI lho, bisa dicek di website halalmui.org.

Setelah pakai sabun muka Scarlett ini selama dua minggu, wajah terasa lebih halus, komedo di daerah T nampak berkurang.


Review Scarlett Whitening Acne Serum

Kalau serum jerawat Scarlett, kemasannya punya tampilan simple dengan label berwarna ungu dan menggunakan botol pipet kaca bening imut isi 15 ml. Dalam dusnya dilengkapi juga dengan plastik penahan botol sehingga aman dan tidak terguncang saat pengiriman. Seperti produk Scarlett Whitening lainnya, di kemasannya ada barcode BPOM yang bisa kita scan untuk dicek di website BPOM.

Acne Serum ini punya kandungan Tea Tree Leaf Water, Salicylic Acid, Jeju Centella Asiatica, Liquorice Extract dan Vitamin C. Produk ini juga bebas merkuri, bebas hydroquinon, non alkohol, non perfume dan cruelty free. So pasti serum ini pun aman, tuk kulit berjerawat atau yang sedang break out. 

Kandungan Tea Tree Water atau air daun teh, berfungsi untuk melawan bakteri penyebab jerawat, melembabkan kulit, membantu mengurangi beruntusan serta mengurangi minyak di wajah.  Salicylic Acid bermanfaat medakan peradangan yang terjadi saat jerawat muncul, mengangkat kotoran penyumbat pori pori yang berpotensi menjadi komedo. 

Kandungan lainnya pada serum jerawat Scarlett adalah Jeju Centella Asiatica. Tanaman Asia yang sering disebut gotu kola ini, berguna di kulit untuk menjaga kelembaban, mengurangi peradangan, mencegah dan mengurangi kerusakan dan mempercepat penyembuhan luka. Liquorice Extract, kaya nutrisi bermanfaat bagi kulit, melindungi kulit dari paparan sinar matahari, mengatasi jerawat dan kulit kemerahan, menyerap kelebihan minyak, serta mencegah hiperpigmentasi. Selain itu, ada kandungan vitamin C yang  berguna menghilangkan flek, bekas jerawat, serta sebagai anti oksidan.

Teksturnya cair, agak berbau, karena non perfume ya. Tapi namanya juga obat, yaa yang penting aman dan khasiatnya. Saya suka karena dia bening dan tidak lengket, jadi gak terlihat di kulit wajah saat diaplikasikan.

Saya pakai Scarlett Whitening Acne Serum pagi dan malam hari dengan meneteskan 2-3 tetes serum, usap terutama di area yang berjerawat. Hasil penggunaan serum ini selama 2 minggu, bisa terlihat di foto:
Minggu ke 2 kelihatan udah samar bekasnya ya. Lumayan.. daripada tanpa serum ini biasanya sebulan atau lebih jejak jerawat membekas di kulit.

Yeay! Akhirnya nemu juga perawatan praktis yang pas tuk kulit wajah saya. Buat saya, duo Acne Serum dan Facial Wash dari Scarlett Whitening ini jadi jurus oke untuk atasi jerawat yang muncul musiman. 

Kalian gimana? Kuy, yang punya pengalaman masalah jerawat, berbagi di kolom komentar yaa.