Monday, November 2, 2020

Menikmati Me Time di Rumah Bersama Scarlett Whitening Bodycare

Sebelum pandemi, saya rutin pergi ke salon sebulan sekali. Paling sering creambath, luluran, atau keduanya. Merawat diri itulah me time saya, di sela hiruk pikuk keseharian yang kadang bikin penat. Pulang dari salon rasanya plong dan wangi tentunya. Nah saat pandemi, saya mulai kebingungan cari cara tuk me time. Meski salon buka pun di era new normal, saya gak berani. Lebih aman di rumah aja kan?

Lalu, saya kepikiran tuk perawatan sendiri di rumah. Masalahnya, pilih produk apa ya? Setelah selancar di dunia maya, saya tertarik coba Scarlett Whitening bodycare yang sedang happening. Ulasan produknya saya tulis di bawah ini, setelah pemakaian selama 3 minggu. Disimak yaa.


Kenalan dengan Scarlett Whitening

Produk Scarlett Whitening ini saya ngeh udah agak lama berseliweran di internet. Review para beauty blogger, influencer, vlogger atas produk milik artis Felicya Angelista itu bikin penasaran. Dan akhirnya saya kepincut tuk beli 3 produknya : Brightening Shower Scrub, Fragrance Body Lotion, dan Body Scrub. 

Seluruh produk bodycare Scarlett Whitening tersebut sudah teregistrasi BPOM, not tested on animal, dan halal MUI. So, gak ada yang perlu diragukan kalo soal keamanan produknya.

Saya beli Scarlett Whitening di official store-nya di Shoppe, seharga masing-masing Rp75 K. Meski pesan online, tapi produk tetap aman tiba di rumah. Ini karena packing-nya dibungkus bubble wrap plus plastik seal tebal yang menyelimuti masing-masing produk. Semuanya dikemas di dalam dus yang makin manjamin produk tak akan penyok ataupun tumpah selama pengiriman.

scarlett-whitening-review
Kemasan segel saat baru beli

Pada label seluruh produk yang saya beli, tertera bahwa tiga produk Scarlett ini mengandung Glutathione dan Vitamin E. Glutathione diketahui sebagai salah satu zat anti oksidan yang punya kemampuan regenerasi diri dan menangkal radikal bebas. Untuk kulit, zat ini termasuk vitamin pencerah yang juga berfungsi melembapkan, menjaga elastisitas kulit, membuat kulit lebih glowing. Sedangkan vitamin E, dia juga berperan pada regenerasi kulit dan menjaga kesehatan kulit.

Ulasan Produk Scarlett Whitening

1. Scarlett Brightening Shower Scrub

Scarlett Brightening Shower Scrub tersedia dalam 3 varian, yaitu Cucumber, Pomegranate dan Mango. Hmm.. seger semua ngebayanginnya. Saya pilih beli varian Pomegranate alias buah delima yang aslinya berwarna merah keunguan. 

Shower Scrub Scarlett dikemas dalam botol plastik bening dengan tutup cap yang kuat sehingga tidak mudah bocor ataupun tumpah. Labelnya berwarna ungu, sama dengan isinya. Tampak ada butiran scrub yang bermanfaat mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang menumpuk di kulit.

Tutup botol & tekstur shower scrub

Sabun mandi Pomegranate ini tidak terlalu padat ataupun cair, pas lah. Butiran scrub-nya kecil-kecil, tidak banyak, namun cukup terasa di kulit saat digosokkan. Aromanya yang manis seger bikin sensasi mandi rileks dan menyenangkan. Busanya memang gak banyak. Tapi itu bukan masalah berhubung after shower, wangi sabun cukup tahan lama di kulit dan bikin kulit halus. 

2. Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion

Body lotion keluaran Scarlett ini punya varian Charming, Romansa Fantasia, dan Freshy. Saya pilih beli varian Freshy. Kemasannya sama seperti produk shower scrub, botol plastik bening namun tutupnya model pumping dengan sistem lock-unlock. Juga dilengkapi dengan penyangga tutup sebagai pengaman tambahan yang bermanfaat jika akan dibawa bepergian.

Tutup pumping & tekstur body lotion

Varian Freshy warnanya peach, dan wanginya pun manis lembut seperti buah peach. Syukaa.. wanginya awet di kulit bikin pingin cium-cium tangan sendiri. Hehe.. Tekstur body lotion ini agak kesat, tidak lengket dan cepat meresap di kulit. Saya pakai setelah mandi pagi dan sesudah sholat isya. 

Meski saya bukan pencari produk pemutih kulit, tapi ada efek lebih cerah langsung setelah body lotion ini diaplikasikan. Kulit juga terasa lebih lembab dan kenyal.

3. Scarlett Body Scrub

Scarlett Body Scrub punya varian Pomegranate dan Romansa. Saya beli yang varian Romansa. Seperti body scrub pada umunya, kemasan lulur Scarlett ini berupa plastik bulat tebal dengan warna dasar putih. Di dalamnya ada lapisan stainless steel sebagai penutup isi body scrub yang berwarna putih.

Lapisan tutup alumunium & tekstur body scrub

Saya pakai body scrub ini dua kali seminggu dan itu cukup bikin kulit serasa habis luluran di salon. Wanginya lembut, dengan tekstur krim dan butiran scrub yang halus. Kalau dibilas dengan air hangat rasanya bikin rileks banget. Dan efeknya setelah mandi kulit terasa lembut, lembab dan terawat.

Setelah luluran dengan Scarlett Body Scrub Romansa ini saya tetap pakai shower scrub dan body lotion-nya, supaya hasilnya maksimal.

Apakah setelah pemakaian produk Scarlett selama 3 minggu kulit saya makin cerah? Bisa dicek fotonya di bawah ini. Lumayan ada beda ya. Kalau cari pemutih instan mungkin bukan Scarlett produknya ya. Anyway dia aman dan fix bikin kulit halus, lembab, dan sehat. 

Sebelum & sesudah penggunaan produk
selama 3 minggu (no edit/filter)

Akhirnya me time di zaman karantina bisa juga kejadian. Malah bisa tiap hari, di rumah, berkat produknya Scarlett ;).

Buat yang berminat beli produk Scarlett ini, saya sarankan beli di official store-nya, untuk menghindari hal-hal yang merugikan. Jangan sampai salah ya, seluruh produk Scarlett yang asli ada label hologram di tiap kemasannya.

Monday, October 5, 2020

Belajar Positif dari Covid-19

20 Maret 2020

resensi-buku-positif-bima-arya-cemil

Saya baca headline di berbagai media bahwa walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, positif Covid-19. Orang nomor satu di kota Bogor, jadi orang pertama yang terdeteksi positif Covid-19 di kota yang dipimpinnya. 

Agak jengkel awalnya, mengetahui bahwa pak Walkot ini terjangkit virus Corona sepulang kunjungan kerjanya dari Azerbaijan bersama rombongan pejabat Pemkot Bogor. Ada 2 orang yang dinyatakan positif Covid-19 dari rombongan itu, termasuk salah satunya Kang Bima. Dalam hati saya: ngapain sih, zaman darurat pandemi gini pake ada acara kunjungan ke negara lain? Tapi saya tetap mendoakan beliau segera pulih dan dapat kembali bekerja.

Walikota yang Bogor Pisan

Seumur hidup saya yang lahir dan tinggal di Bogor, kenal walikotanya baru sama Kang Bima ini loh hehe..  Kenal nama, kenal wajah, n merasa tau banyak lah tentang beliau. Figur Walikota sebelumnya, saya gak terlalu ngeh

Setelah dianalisa (taelaah..), ternyata saya lebih kenal Kang Bima ini karena beberapa hal:
1. Sama-sama 1 almamater sekolah SMA-nya dengan saya
2. Sama-sama 1 almamater sekolah SD-nya dengan anak-anak saya... Wkwkwk
3. Termasuk angkatan muda dibandingkan pendahulunya, jadi kurang lebih gak terlalu kaku,  karena seumuran kakak saya
4. Kebijakannya di kota Bogor keliatan dan terasa oleh saya sebagai warga. Seperti penerapan jalur satu arah di sekeliling Kebun Raya, pembangunan pedestrian yang ramah pejalan kaki dan pesepeda, penataan lapangan Sempur, Mal Pelayanan Publik,  dll, dsb. 
5. Eksis di media massa dan media sosial.
6. Sering ngeliat saat beliau sidak/mengamati langsung kondisi stasiun Bogor di masa pandemi ini. Maklum saya anak kereta yang sehari-harinya mangkal (baca: ngantre) di stasiun.


Intinya, pak Walkot yang sudah menjabat 2 periode ini memang orang Bogor banget. Lahir dan besar di Bogor, kecuali pas kuliah. Jadi, wajar ya kalo saat memimpin Kota Hujan, banyak warga yang sudah merasa "kenal" beliau, termasuk saya. Terlepas dari jasa media sosial yang ikut mengorbitkan.


13 Juni 2020

Hari itu Kang Bima meluncurkan buku hasil karyanya yang berjudul "Positif!". Dari judul dan sampulnya sudah tergambar isi buku itu adalah tentang cerita pengalaman beliau sebagai penderita Covid-19.

Iseng, saya order buku ini di Gramedia online. Saat itu, saya baru aja kembali full bekerja di kantor (WFO) setelah 3 bulan bolak balik dengan jadwal kerja di rumah (WFH). Niatnya, baca buku itu di perjalanan saat di KRL Commuter Line. Apa daya,  bukunya baru beres dibaca akhir Agustus n baru sempet sekarang nih beresin tulisan ini. Hahah.

Resensi Buku Positif!

Dalam buku setebal 148 halaman ini, kisahnya bermula dari cerita keseharian tugas dan kegiatan Kang Bima, saat sebelum dinyatakan positif Covid-19.


Media heboh sepulang Kang Bima dari Azerbaijan karena ia berstatus sebagai ODP. Lalu ada suasana emosional yang terasa saat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) menyampaikan hasil tes swab Walkot Bogor itu.

Dengan rasa campur aduk karena meninggalkan keluarganya, ayah dari Kinaura dan Kenatra  ini pun harus dirawat serta diisolasi di RSUD Kota Bogor.  “Delapan belas tahun menikah, membesarkan dua anak dengan semua suka dukanya, inilah rasanya momen paling mengoyak hati".

Perjuangan melawan Covid-19 di Ruang Sempur selama 22 hari dituturkan Kang Bima dalam buku ini. Selain dengan tetap berpikir positif, kiatnya dalam menghadapi Covid-19 juga dengan social media distancing alias "puasa medsos", tetap berolahraga, dan minum ramuan tradisional rebusan jahe merah + sirih kiriman keluarga. Kiat ini yang menurut saya jadi hal penting dan pelajaran bagi penderita Covid-19 lainnya.

Sosmed itu ICU raksasa. Runtuh mental semua orang kalau digempur berita Covid-19. Drop imunitas. - Bima Arya

Meski bahasanya mudah dicerna, kebanyakan momen diceritakan dengan serius oleh Kang Bima dalam buku Positif ini. Tapi ada juga beberapa joke diselipkan seperti untuk menghibur diri, namun cukup membuat pembaca tersenyum. Foto-foto yang ditampilkan turut menyita perhatian saya sebagai pembaca, dan sepertinya memang disematkan untuk lebih memperkuat alur cerita dalam buku.

Di akhir buku, ada cerita dari tim medis yang merawat Kang Bima. Dokter dan perawat turut berpartisipasi mengisi halaman buku tersebut dengan menuturkan kesan pengalamannya selama merawat pak Walkot.

Dari buku ini saya simpulkan bahwa positif Corona adalah hal yang menakutkan bagi semua orang, tidak terkecuali pejabat seperti wali kota. Anyway, siapapun harus selalu mengambil sisi positif dan tetap bersikap positif untuk menghadapi dan melawan pandemi.

Oya kabarnya seluruh keuntungan dari hak cipta buku "Positif!" akan disumbangkan untuk berbagai kegiatan edukasi tentang Covid-19. 

***
Judul      : Positif!
Penulis   : Dr. Bima Arya Sugiarto
Penerbit : Penerbit Buku Kompas
Cetakan : Pertama, 2020
Tebal      : 148 halaman, hard cover

Saturday, March 21, 2020

Review Jujur : Vitalis Body Wash

Buat saya yang sehari-harinya ngelaju dengan transportasi publik, berurusan dengan "aroma" adalah hal biasa. Dari rumah pakai ojek online (ojol), ketemu asap knalpot dan polusi lainnya. Lanjut dengan commuterline, ketemu aroma penumpang yang beragam. Belum lagi jika berdesakan karena padat, yang bikin keringat bercucuran meskipun gerbongnya ber-AC. Dan saya pasrah, saat merasakan mandi pagi saya sia-sia. Itu sebelum saya coba Vitalis Body Wash.

Itu sebabnya saya selalu nyetok parfum atau bodymist di kantor. Bukan tuk pamer wangi, tapi demi menghilangkan aroma 7 rupa di sepanjang jalan menuju kantor, yang ikut numpang di badan saya. Selain itu, semprotan wewangian di kantor juga berfungsi untuk penyegar diri saya sendiri. Karena, yang orang-orang sebut "bau matahari" terasakan di hidung ini. Kebayang dong, kalau sedang kerja tercium bau apek badan sendiri, gimana bisa semangat kerja? Heheh.

Kenapa sih Kita "Butuh" Wangi?

Rasanya aneh ya, kalau ada orang yang merasa betah dengan bau tidak sedap. Parfum a.k.a wewangian, bahkan sudah ada sejak ribuan tahun lalu, yang digunakan untuk berbagai upacara adat tertentu atau keagamaan. Dibuat dari berbagai aroma sedap bunga atau tumbuhan lainnya di muka bumi, wewangian ini memberikan kesan dan manfaat sendiri bagi penggunanya.

Ilustrasi Parfum - istockphoto.com

Kalian suka wangi apa gaes? Kalau saya sih senang wangi seger, sebangsa green tea atau citrus, karena bisa bikin pikiran seger juga.

Ternyata, selain untuk menghilangkan bau badan dan menyegarkan, wewangian juga banyak manfaatnya lho. Cekidot 4 manfaat penting parfum di bawah ini.

1. Membangkitkan Mood

Merasa lebih fresh setelah mencium aroma harum? Nah itu salah satu fungsi aroma pewangi. Karena manfaatnya yang dapat membangkitkan mood baik ini, wewangian sering digunakan untuk terapi aroma di ruangan.


Selain itu, parfum dengan wangi seperti buah berry, grapefruit, citrus atau rosewood konon punya khasiat untuk pembangkit semangat. Sedangkan jika ingin ada sensasi romantis, wangi bunga-bungaan mawar, lily dan amber bisa dicoba.

2. Meningkatkan Pede

Karena pada dasarnya manusia suka keharuman, maka bau-bauan tak sedap cenderung dihindari. Begitu pula jika kita punya bau badan, selain tidak nyaman buat diri sendiri, ketidaksedapan aroma ini juga bisa membuat banyak orang menajuh.

Dijauhi karena bau badan... duh sedih ya. Jadi ingat, dulu ada teman sekolah yang minder gara-gara punya bau badan tak sedap dan dijauhi. Ini juga fungsi wewangian yang penting. Dengan tubuh yang harum, biasanya orang sekitar akan "tertarik" dan betah berlama-lama bercengkrama, yang pada akhirnya meningkatkan aura pede alias percaya diri. 


Selain itu, wangi tertentu seperti rosewood atau musk berkhasiat membuat diri lebih enerjik sehingga turut membangun pede. 

3. Mengobati Insomnia

Terapi aroma (wangi) banyak digunakan dan sudah terbukti membuat tubuh lebih rileks sehingga kualitas tidur lebih baik dan lebih nyenyak. 


Lavender dan jasmine adalah jenis wewangian yang cocok digunakan untuk orang yang punya kesulitan tidur atau insomnia, karena aromanya membuat rileks syaraf-syaraf dan menenangkan pikiran.

4. Obat Sakit Kepala

Sebelas dua belas dengan insomnia, sakit kepala secara umum juga mengakibatkan syaraf-syaraf tegang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan wewangian dapat mengobati sakit kepala dan migrain. 

Ilustrasi Sakit Kepala - istockphoto.com

Untuk pengobatan ini, biasanya digunakan wangi lavender, anggrek atau peppermint yang menenangkan, sehingga mengendorkan syaraf-syaraf yang tegang.

Mandi Parfum Mewah Ala Vitalis

Salah satu cara asik untuk membuat tubuh wangi adalah dengan mandi parfum. Maksudnya bukan mandi pakai parfum ya, tapi mandi dengan sabun yang punya keharuman dan keawetan seperti parfum.

Memang ada? Ada dong. Namanya Vitalis Perfumed Moisturizer Body Wash, seperti yang saya sebut di awal tulisan ini.

Bisa mandi parfum pakai sabun ini

Awalnya saya kenal merek Vitalis dari produk parfumnya yang ngehits zaman saya sekolah. Aneka wangi menggoda dari parfum Vitalis cocok banget tuk abege masa itu (hehe.. zaman kapan itu yak?). Sebagai expert wewangian yang memahami karakter parfum yang digemari masyarakat kita, Vitalis pun berinovasi meluncurkan produk sabun cair sewangi parfum ini pada akhir 2019 yang lalu.

Sejujurnya saya gak terlalu mencari sabun yang wangi banget untuk kebutuhan mandi, tapi sejak saya coba sabun cair Vitalis, kok jadi ketagihan... Dan, ini yang bikin saya ketagihan.

5 Keunggulan Vitalis Body Wash
yang bikin ketagihan


Botol Cantik dan Praktis

Vitalis Perfumed Moisturizer Body Wash dikemas dalam botol plastik 200 ml berwarna-warni cantik sesuai keharumannya. Pas dalam genggaman dan tutupnya mudah dibuka hanya dengan satu tekanan jari. Meski kemasan ini praktis dan tidak mudah tumpah, tapi tuk keamanan, lebih baik dibungkus lagi atau bawa di tempat terpisah jika dibawa bepergian.

Tekstur Sabun Pas

Sabun cair Vitalis ini punya tekstur yang tidak terlalu kental dan tidak terlalu cair, alias pas buat saya. Saat digunakan juga tidak lengket dan tidak meninggalkan efek licin yang menggangu. Tuang secukupnya di tangan atau spons mandi, hasilnya busa berlimpah untuk mandi parfum.

Kandungan Moisturizer Bikin Lembab

Yang terasa setelah mandi dengan Vitalis Body Wash, kulit menjadi moist, halus dan lembut. Ini lantaran Vitalis menambahkan kandungan moisturizer berkualitas tinggi pada sabunnya. So mandi dengan sabun cair ini dijamin gak bikin kulit jadi kering.

Wangi Parfum Mewah Menggoda

Vitalis Perfumed Moisturizer Body Wash hadir dengan 3 varian wangi parfum mewah, yaitu White Glow, Soft Beauty, dan Fresh Dazzle.

1. Soft Beauty
Varian Soft Beauty

Varian ini beraroma parfum manis dari fruity aldehydic, rose dan violet, serta dipadu kesegaran tonka bean sandalwood premium. Dikemas dalam botol berwarna ungu, sabun ini mengandung alpukat dan vitamin E yang punya manfaat skin nourishing atau menutrisi kulit sehingga lebih lembab dan halus terawat.

2. White Glow
Varian White Glow

Adalah varian yang dikemas dalam botol warna pink. Sabun beraroma parfum manis ini mengandung keharuman cherry dan raspberry, wangi lembut marshmallow dan gardenia, serta woody dan suede yang menambah kesan glamour aromanya. Buat yang suka wangi parfum lembut dan manis seperti permen, varian ini pasti disuka. Apalagi ada tambahan kandungan licorice dan susu yang punya manfaat skin brightening yang mencerahkan.

3. Fresh Dazzle
Varian Freah Dazzle

Aroma parfum fresh dazzle berasal dari wangi bergamot, floral bouquet dan musk amber yang memberi sensasi segar, feminim dan elegan. Kandungan jeruk yuzu dan teh hijau pada sabun berbotol hijau ini memberi manfaat skin refreshing, yang bikin kulit segar dan halus berseri. Wangi ini favorit saya, karena bikin mood jadi happy... hehehe.

Keharuman Tahan Lama

Nah, poin ini terutama yang bikin Cemil ketagihan. Sensasi mandi parfum dengan ketiga varian sabun cair Vitalis, meninggalkan aroma harum yang bertahan lama, laksana semprotan parfum awet.

Setelah mandi pagi dengan Vitalis Body Wash, saya jadi sering cium-cium tangan sendiri selama perjalanan ke kantor dan sesampainya di kantor. Harumnya gak ilang-ilang dan membuat efek segar, di tengah debu dan polusi di lingkungan. Sedangkan jika digunakan sore atau malam hari, rasanya tidur malam jadi makin nyenyak deh, dengan wangi yang terus nempel dibawa lelap.

3 Varian Vitalis Body Wash

Lima keunggulan Vitalis Body Wash di atas membuat saya jatuh cinta dengan sabun cair halal produksi PT Unza Vitalis ini. Sayangnya gak ada varian yang wanginya maskulin yah hehe.. Tapi so far, para lelaki di rumah suka juga dengan keharuman si botol ijo fresh dazzle.

Fyi saya termasuk agak rewel dalam memilih sabun mandi, karena kulitnya tergolong sensitif. Pernah pakai suatu sabun anti kuman, tapi muncul gatal-gatal, sampai harus ke dokter kulit. Waktu itu, dokter menyarankan ganti dengan sabun sulfur, dan jika sudah hilang gatalnya boleh pakai sabun lain selain  sabun anti kuman. Ternyata, pakai Vitalis Body Wash ini kulit saya tak ada masalah, malahan makin halus terawat.

Repurchase? Yes 😃, terutama untuk varian Fresh Dazzle. Kalian udah coba? Suka varian yang mana?


#MandiParfum 
#VitalisxKEB

Saturday, February 22, 2020

Buku Ayana Journey to Islam, Sepenggal Kisah Inspiratif Mualaf Korea

Cemil bukan penggemar film Korea, apalagi K-Pop. Malahan entah kenapa cenderung gak suka sama yang berbau Korea. Sorry, Negeri Ginseng ini, buat saya kesannya oplas (operasi plastik), too much spicy (untuk makanannya) dan overpriced (untuk brand elektronik/gawainya). Yang terakhir disebut, jika uang bukan masalah, sepertinya bisa jadi lain cerita wkwkwk... Hei, kok jadi ngelantur, padahal saya mau review bukunya Ayana, mualaf cantik asal Korea yang menceritakan perjalanan hijrahnya.

Btw, jika saya bukan pengguna kosmetik Wardah, mungkin saya juga tidak terlalu ngeh siapa Ayana. Yup, gadis ini makin hits saat menghiasi akun Instagram Wardah Beauty dan belakangan muncul di iklan layar kaca sebagai brand ambassador merek kosmetik halal itu. 


Mengikuti Instagram @xolovelyayana, siapapun bisa menilai orang ini workaholic. Gak ada capeknya! Indonesia-Malaysia-Korea, tiga negara itu dikunjunginya bolak-balik, gak tau dalam sebulan berapa kali aja. Misal, hari ini update post sedang di Jakarta, 3 hari kemudian di Kuala Lumpur, tau-tau minggu depan udah di Korea lagi sambil ngasih info jadwal, kalau 2 minggu lagi dia akan ke Bandung, lalu Surabaya. Wadaw! Luar biasa deh energinya. Kerja dan bisnis, itu jawaban yang kerap ditulis dalam kolom komentarnya, saat ditanya netizen untuk apa dia mondar-mandir. 

Resume Perjalanan Jihye Menjadi Ayana

Buku Ayana Journey to Islam mengisahkan sosok Jihye, nama lahir gadis kelahiran 1995 ini menjadi seorang Ayana. Jihye sejak kecil suka politik, mewarisi gen dan kebiasaan keluarganya yang bebas berdebat serta bicara politik. Inilah yang mengantarkannya menuju Islam, saat ia tertarik mempelajari Timur Tengah yang kondisi politiknya sedang memanas saat itu.
Dianugerahi kecerdasan, Jihye yang berprestasi di sekolahnya, terus belajar ketertarikannya di luar sekolah. Tidak ada ustadz atau ustadzah. Ia belajar Timur Tengah dan Islam hanya bermodal ikut seminar, baca buku, dan berselancar internet. Hingga pada suatu titik Jihye mempertanyakan dirinya, "what is the point of learning all of these?"

Saya cukup takjub membaca bab Hijrah buku ini. Jihye mengucap syahadat di usia 17 tahun, dan baru diketahui keluarganya setahun kemudian. Keputusan Ayana memperdalam Islam di luar Korea menghentikan semua dukungan keluarganya, termasuk finansial. Di situ ia tak patah semangat, tapi malah bekerja keras sendiri untuk menabung, mewujudkan niatnya yang sudah bulat. Stubborn in a good way, memang pantas jadi sebutannya. Hingga akhirnya Ayana berhasil ke Malaysia dengan biayanya sendiri.

Hijrah ke Malaysia bukan tanpa rintangan. Niat melanjutkan studinya tersandung biaya dan konsentrasi, karena ia kuliah sambil bekerja. Di awal hijrahnya ke Malaysia, untuk pertama kali dalam hidupnya, Ayana gagal. Saat rencananya buyar, ditambah kesendiriannya di negeri orang, Ayana hampir menyerah dan akan kembali ke Korea.

I Love Indonesia

Rencana Allah memang indah pada waktunya. Sebelum balik ke Korea, Ayana menyempatkan "main" ke Indonesia, tapi ternyata malah mendapatkan jalannya dari situ. Indonesia akhirnya membawa wanita Korea ini hingga menjadi dirinya sekarang.

Proses belajar yang sebenarnya, terjadi ketika kita melakukan apa yang kita pelajari - Ayana

Ada rasa haru dan bangga membaca perjalanan hidup Jihye menjadi Ayana di buku setebal 130 halaman ini. Dari caritanya tergambar sosok seorang yang cerdas, mandiri, teguh pendirian. Masih muda dan cantik pula. 3B : Brain-Beauty-Behavior komplit ada di pribadinya. 

Yang sedikit menggelitik saya adalah cerita dan kesannya tentang Indonesia. Pertama dia bilang, Ayana viral dalam semalam, setelah diundang dan muncul di salah satu stasiun televisi Indonesia. Padahal sewaktu d Malaysia, dia pun sempat masuk TV tapi tanggapan masyarakat sana biasa aja, tak se"heboh" di Indonesia. Hmmm... 

Yang kedua, dia cerita merasa nyaman berada dekat teman-teman muslimnya di Indonesia. Pasalnya, dia tidak merasa takut salah atau takut dianggap bodoh tentang Islam, karena orang yang Islam sejak lahir pun terkadang sama tidak tahunya dengan Ayana yang mualaf, sehingga mereka bisa belajar bareng. Ini positif atau... Eh, apa saya aja ya yang merasa tersindir halus? Hehehe!


Penggalan Kisah Inspiratif

Sepenggal kisah hijrah Ayana di bukunya, buat saya layak dibaca sehingga pembaca dapat melihat sisi lain seorang selebgram. Ada beberapa bagian yang timeline-nya terkesan loncat-loncat. Jadi saya yang membaca agak berfikir, ini waktunya kapan ya? Saat Ayana SMP kah, atau SMA?  Namun ini tidak menggangu keseluruhan kisahnya.

Overall, buku Ayana Journey to Islam termasuk bacaan ringan yang menarik, mudah dipahami dan inspiratif. Apalagi dengan tambahan beberapa foto pribadinya yang turut "bercerita". Sepertinya banyak blank spot yang belum terceritakan di buku ini, mungkin karena keterbatasan halaman buku. 

Padahal jika ceritanya lebih rinci lagi pun, saya yakin pembaca mau membayar lebih untuk halaman kisah Ayana.

Buku Ayana Journey to Islam diterbitkan oleh Gramedia Pustaka, dan akan tersedia di seluruh toko buku Gramedia pada awal Maret 2020 seharga Rp95.000. Saya membelinya pre order di Shopee beberapa waktu yang lalu dan dapat bonus kartu pos, pembatas buku, serta produk Wardah.


Sunday, January 19, 2020

Praktisnya Cari Bunga Favorit di Flower Advisor

Aster.  Bunga yang dalam bahasa Inggris disebut daisy ini masih satu rumpun dengan bunga matahari. Jelas ya? Bentuknya memang mirip, tapi aster punya ukuran lebih kecil dan berwarna warni.

Mungkin kebanyakan orang hanya mengenal aster berwarna putih, yang penampilannya cantik sekali. Padahal ada warna-warni lainnya dari bunga ini yang lebih cantik lagi. 

Saya tidak ingat kapan mulai suka dengan bunga ini. Yang jelas, melihat kumpulan bunga aster, di taman maupun di pajangan, sukses membuat mata dan pikiran saya tiba-tiba fokus memandangi kecantikannya. Sampai segitunya? Iya lho… ini mungkin karena karakter bunga aster yang memikat hati.

Apa Sih Karakter dan Makna Bunga Aster?

Kelopak bunga aster menutup pada malam hari dan terbuka lagi saat fajar tiba. Ini  melambangkan awal baru yang berarti selalu semangat menyambut hari baru. 

Bunga yang termasuk dalam famili Astereceace ini mengambil namanya dari bahasa dan dewi Yunani, Asteria yang artinya bintang. Konon, bunga aster terbentuk saat dewi Asteria menangis. Karena mitologi tersebut, bunga dengan banyak kelopak ini, kerap diartikan sebagai simbol ketulusan dan kepolosan sesuai karakter sang Dewi.

Banyak orang percaya bahwa bunga aster adalah lambang kesetiaan cinta dan kesabaran. Dengan begitu, memberikan bunga aster pada seseorang, sama dengan memberikan pertanyaan kepada orang itu tentang “cinta ataukah tidak”. Hayoo siapa yang mau ngasih saya rangkaian bunga aster? Hehe

(Gambar: etsy.com)

Penampilan aster juga indah dilihat, segar serta cantik. Karena alasan itu, menjadikan bunga yang memesona setiap mata yang memandang ini, banyak digunakan untuk dekorasi dan hadiah berbagai acara seperti hari ulang tahun, wisuda, hingga pernikahan.

Fakta Menarik tentang Aster

Tidak hanya mengandung berbagai filosofi, bunga aster juga punya beberapa fakta menarik seperti di bawah ini.
  1. Aster tersebar di seluruh dunia, punya lebih dari 600 spesies bunga, dan membentuk hampir 10% dari semua tanaman berbunga di planet ini. Artinya, tanaman cantik ini terhampar banyak sekali di bumi. Salah satu jenisnya yang populer adalah Aster Gerberas.
  2. Sekuat keindahannya, bunga aster bermekaran sepanjang tahun dan dapat beradaptasi dengan hampir semua lingkungan, mereka bahkan dapat hidup tinggi di pegunungan. Mereka juga bisa tumbuh di berbagai iklim cuaca lho, mulai dari daerah yang tropis sampai ke daerah yang lebih dingin.
  3. Bunga aster bukanlah jenis bunga tunggal, meski terlihat seperti bunga yang tunggal. Namun, aster sebenarnya adalah kumpulan dari bunga yang sangat kecil, yang dikelompokkan dan dikelilingi oleh kelopak yang berwarna-warni.
  4. Warna kelopak putih adalah tampilan bunga aster yang paling ikonik, tetapi sebenarnya mereka punya banyak warna lain seperti kuning, oranye, merah, pink serta ungu. Sedangkan  pusat (bagian tengah) bunganya ada yang berwarna kuning, putih, coklat, atau merah gelap. 
  5. Aster tidak mengenal musim untuk berbunga sehingga mudah didapat.
  6. Tumbuhan ini bertahan hidup rata-rata setahun
  7. Tidak seperti anggrek yang perlu mengelabui lebah untuk diserbuki, tampilan bunga aster sangat menarik perhatian lebah dan serangga lain untuk mendekat. Ini yang membuatnya sering dijuluki sebagai bunga ramah (friendly).
  8. Aster dapat gunakan sebagai tanaman obat. Beberapa penelitian menemukan manfaat aster untuk kesehatan, seperti meredakan gangguan pencernaan, meringankan batuk, memperlambat perdarahan, serta mengurangi sakit punggung.
Warna-warni bunga Aster. Cantik ya..!
(Gambar : Canva)

Di Mana Cari Bunga Aster?

Sampai saat ini, aster menjadi salah satu komponen rangkaian bunga yang penting. Selain memperindah, bunga yang cantik ini mampu bertahan segar selama 14 hingga 20 hari di dalam vas bunga. 

Seperti bunga lainnya, mencari bunga aster sudah pasti mudah ke toko bunga alias florist. Untuk praktisnya, saat ini banyak juga toko bunga online, yang menawarkan aneka bunga untuk berbagai acara dan keperluan, yang dapat diakses melalui gawai.


Terlebih untuk orang-orang sibuk yang tak sempat mengunjungi toko bunga, memilih dan memesan bunga di toko bunga online sangatlah memudahkan. 

Toko bunga online terdepan menurut saya adalah Flower Advisor. Toko yang buka 24 jam sehari dan 7 hari seminggu ini, punya cabang-cabang di mancanegara seperti Australia, Malaysia, Indonesia, Filipina, India, Singapura, Hongkong, Amerika, Inggris. Itu sebabnya pengiriman order di toko bunga ini bisa ke seluruh kota di Nusantara hingga ke mancanegara yaitu ke 110 negara. 

Selain di Indonesia, Flower Advisor punya banyak pelanggan setia di berbagai negara lainnya meliputi Amerika Serikat, Inggris, Singapura, Indonesia, Malaysia, Tiongkok, Korea, Jepang, Kanada, Italia, Spanyol, Meksiko, Perancis, dan Australia. So, tak ada keraguan untuk pesan bunga yang diinginkan di sini. 

Keunggulan Flower Advisor


Selain keunggulan pengiriman Internasional, produk di Flower Advisor juga sangat lengkap. Berbagai jenis bunga cantik tersedia di sini. Contohnya, saat saya mencari aster, bunga favorit saya, saya akan menuju ke situs Flower Advisor. Tulis kata kuncinya: Daisies, Daisy, atau Gerberas, maka aneka rangkaian bunga yang menggunakan aster akan muncul, menggoda untuk segera diorder.

Koleksi rangkaian bunga yang menggunakan aster
di Flower Advisor

Selain dengan kata kunci nama bunga, pencarian rangkaian bunga, hadiah maupun hantaran di toko bunga ini juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan acaranya. Klik produk, lalu pilih acara, aneka bunga untuk acara bisa dipilih di sana, mulai dari anniversary, ulang tahun hingga ucapan simpati. Bentuknya bisa buket bunga, bunga papan, flower box, atau bunga meja dengan vasnya. 

Tak hanya bunga, FlowerAdvisor juga menyediakan ide hadiah lainnya. Untuk bayi yang baru lahir misalnya, ada paket popok bayi baru lahir, pakaian bayi, sepatu dan sarung tangan atau satu set mangkuk, mainan, sisir, cangkir dan botol, hingga kereta dorong bayi. 

Ada pula paket kue, cokelat, dan boneka beruang, untuk pilihan kado atau parcel istimewa lainnya. Wah komplit ya.

Jika dari semua produk di katalog toko bunga ini tak ada yang sesuai dengan keinginan, kita bisa request juga lho untuk dibuatkan customize order. Caranya, dengan mengisi formulir customize order, dengan melengkapi deskripsi order, waktu pengiriman beserta budget-nya. 

Mudahnya lagi, pembayaran order di Flower Advisor dapat menggunakan kartu kredit, kartu debit, Paypal, melalui minimarket, hingga dompet digital. Seluruh metode pembayaran ini aman dan dapat dipilih sesuai kenyamanan masing-masing pembeli.


Yang paling saya suka, pengiriman bunga ke wilayah Jakarta gratis biaya pengiriman di hari yang sama. Jadi, dari pada saya mencari toko bunga Jakarta lainnya, saya memilih Flower Advisor untuk memenuhi kebutuhan bunga, baik untuk pribadi maupun untuk hadiah. Praktis, cepat, hemat.

5 Langkah Order di Flower Advisor


Cara untuk memesan bunga di toko ini sangat mudah. Hanya 5 langkah sebagai berikut.

Pertama, pilih negara di mana mau order, atau alamat tujuan pengiriman. Siapa tahu pembeli di  Indonesia mau mengirim buket bunga untuk rekanan di Singapura. Lewat Flower Advisor, hal ini mudah saja dilakukan. Apalagi dalam satu negara, ataupun satu kota.

Kedua, pilih produk yang akan dipesan. Dengan pilihan yang bejibun yang cantik-cantik, kalau saya rasanya sih ingin pesan semuanya hehehe... Disesuaikan dengan kebutuhannya ya, langkah yang kedua adalah memilih jenis bunga yang akan dipesan.

Ketiga, pilih tanggal pengiriman. Kapan pembeli berencana akan mengirimkan pesanan. Ke tempat yang dituju sebagai hadiah, atau ke alamat sendiri untuk  kebutuhan pribadi.

Keempat, bayar order sesuai harga yang tertera saat checkout. Oya pemesanan lewat daring bisa hemat juga lho, karena dapat potongan harga 10%. Asik!

Kelima, order akan dikirim pada tanggal yang dipesan. Silakan ditunggu.

Praktis banget kan? Senang rasanya ada Flower Advisor ini yang memungkinkan pemesanan bunga kapanpun di manapun untuk keperluan apapun, tanpa takut bertransaksi. Cari aster atau bunga favorit lainnya? Gampang... Di Flower Advisor aja!

#bridgingthedistance #floweradvisor

Monday, December 30, 2019

Tersesat Menyenangkan di Kampung Labirin

Kolaborasi adalah diksi yang membuat mimpi tak lagi sekedar asumsi. Sementara kerja sama adalah kata kerja yang menguatkan aku dan kamu menjadi kita 

Sepenggal kata bijak apik yang terpampang di dinding rumah warga ini, menyimpan makna tersurat dari eksistensi Kampung Labirin, sebuah pemukiman penuh gang di tengah kota Bogor, Jawa Barat. Ya, berkat kolaborasi antara penduduk lokal, LSM, pemerintah dan Astra, kawasan tinggal RW 10 Kampung Kebon Jukut, Kelurahan  Babakan Pasar, Bogor Tengah sukses disulap menjadi kampung wisata.

Selamat Datang di Kampung Labirin
Adalah Komunitas Terminal Hujan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang aktif berinteraksi dengan penduduk setempat. Selain aktivitas utamanya mengajar baca-tulis-hitung untuk anak di wilayah Kebon Jukut dan sekitarnya, LSM ini dan warga sering duduk bersama, sehingga mencetuskan gagasan pembuatan Kampung Labirin di tahun 2018. "Yang menarik adalah ini merupakan kolaborasi dari berbagai stakeholder. Ada pemerintah, LSM, swasta, warga. Semuanya punya kontribusi di sini", tutur Anggun Pesona, perwakilan dari Komunitas Terminal Hujan yang saya temui.

Ada sekitar 300 kepala keluarga di kampung ini, dengan demografi penduduk yang plural. Berbagai suku bermukim di sini. Selain Sunda asli Bogor, ada juga etnis Jawa, Sumatera dan Tionghoa. Begitu juga dengan agama dan mata pencahariannya yang beragam. Namun semua warga berbaur mesra di kampung seluas 3 hektar ini.

Potret Pemberdayaan Potensi Lokal

Selain Anggun, siang itu saya juga ditemani warga setempat yaitu Pak Lili dan Anis, untuk berkeliling di Kampung Labirin.

Akses menuju lokasi Kampung Labirin tidak sulit. Kawasan ini berada di belakang terminal bus Baranangsiang, dekat lapangan di Jalan Riau. 

Gerbang labirin alias gang masuk ke pemukiman warga, adalah jembatan besi yang membelah sungai Ciliwung yang tergolong dangkal. Sungai ini masih dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan cuci. Meskipun tidak bisa dibilang jernih, namun kondisi sungai di sini jauh lebih bersih dibandingkan dengan 5 tahun ke belakang yang penuh dengan sampah.

Jembatan menuju "labirin"
Sekilas, Kampung Labirin tampak seperti perkampungan penduduk biasa. Rumah-rumah sederhana di bantaran sungai memadati kawasan RW 10. Suasana agak terasa berbeda saat mulai masuk labirin. Jalanan gang dengan paving block terlihat bersih. Beberapa mural menghiasi dinding rumah warga, yang membuat kepala pengunjung menoleh. Ada tulisan kata-kata bijak penuh makna, juga ada lukisan beraneka ragam.

Kata-kata bijak di dinding rumah warga
Perihal jalanan gang yang bersih, menurut Pak Lili adalah berkat kekompakan warga. Setiap 2 kali sehari pagi dan sore, pemuda-pemuda warga bergilir ditugasi mengambil sampah di rumah-rumah warga. Selain itu, ada banyak tempat sampah disediakan di sekitar pemukiman, dan warga diarahkan untuk selalu membuang sampah ke tempatnya. "Alhamdulillah, setelah menjadi Kampung Labirin, kesadaran warga meningkat, termasuk pembagian jadwal pengambilan sampah yang sudah terorganisir," cerita Pak Lili. 

Tempat sampah di lingkungan warga
Jalanan gang Kampung Labirin yang bersih
Beberapa sudut kampung ini, yang disentuh dengan nilai seni, menjadi keunikan tersendiri, karena semuanya hasil kreativitas warga. Seperti yang saya saksikan saat tiba di sebuah gang di sana, seorang warga sedang melukis di tembok rumah sehingga terlihat cantik dan eye catching

Selain itu, dengan keterbatasan lahan, warga juga menanam tumbuhan dengan sistem aquaponic di beberapa tempat. "Yang ditanam ada kangkung, cabe, stroberi. Di bagian bawahnya bisa untuk memelihara lele," ujar Anis menjelaskan.

Warga sedang mempercantik dinding rumah dengan lukisan

Tanaman aquaponic dan kolam lele
Setelah menjadi salah satu Kampung Berseri Astra di kota Bogor, dampak sosial pengembangan Kampung Labirin sangat terasa. Potret hasil swadaya masyarakat yang ditampilkan di kampung ini dapat mematahkan stigma bahwa semua kampung itu kumuh. Bahkan di tahun 2019 ini, Kampung Labirin berhasil menjadi Juara ke-3 Lomba Kampung Tematik se-Bogor.

Kata kuncinya adalah peran aktif warga. 

Lalu, bagaimana cara menggerakkan warga Kampung Labirin untuk antusias membangun kampungnya? Anggun menjelaskan, pendekatan awalnya adalah kepada para leader atau pemuka. Selanjutnya, mereka yang berperan menjadi change agent, mendorong seluruh warga. Tantangannya tidak mudah, namun perlahan-lahan warga dapat diajak bekerja sama, karena mereka juga yang merasakan hasilnya.

Satu hal yang berkesan kental saat saya menyusuri Kampung Labirin adalah penerimaan warga yang ramah, baik tua maupun muda. Mengajak bersalaman, melempar senyuman, bersemangat menjawab pertanyaan, membuat saya malas beranjak dari kampung ini.

Festival Kampung Labirin Astra Honda, Keseruan Atraksi Dalam Gang Sempit

Di bawah naungan Yayasan Astra Honda Motor, Kampung Labirin menjadi spot pariwisata kota Bogor melalui penyelenggaraan festival yang konsepnya mengangkat potensi budaya, sosial dan ekonomi lokal. Festival Kampung Labirin Astra Honda inilah yang menjadi daya tarik untuk wisatawan. Acara ini tidak diselenggarakan setiap hari, melainkan pada jadwal tertentu yang ditentukan melalui rapat pengurus organisasi Kampung Labirin. Informasi jadwal festival dapat ditemukan di Instagram @kampunglabirin.

Banyaknya gang di kampung urban ini, memang berbelok-belok bak labirin yang menyesatkan. Namun, tersesat di Kampung Labirin bakal menyenangkan pengunjung karena ada banyak atraksi dan tontonan yang disuguhkan warga. 

Peta Festival Kampung Labirin
Menurut Anggun, festival di kampung ini menjual experience lewat interaksi dengan warga dan menonton berbagai atraksinya. Festival dibuka untuk umum, tapi pernah juga ada perusahaan yang minta dibuatkan aktivitas khusus untuk mereka. Turis mancanegara yang pernah datang ke Kampung Labirin ada dari Singapura, Jepang dan Amerika.

Pada saat festival, pengunjung yang datang akan ditemani tour guide masuk ke gang Kampung Labirin. Lalu di gang ada berbagai suguhan atraksi yang dapat dinikmati. Ada tari jaipong, marawis, musik stomp, serta angklung persembahan talenta para remaja dan pemuda kampung. Lalu ada stand penjualan hasil kerajinan tangan warga. Spot kuliner lokal tak kalah menarik. Industri rumah tangga pembuatan emping jengkol dapat disaksikan dan dibeli hasilnya di Galeri Jengkol. Selain itu, kuliner khas lokal lainnya yang dapat dinikmati ada Nasi Tutug Oncom, Es Pala, Es Mangga, Kopi Jenaka, Mie Glosor, Toge Goreng dan lainnya.

Tari Jaipong (Sumber: Instagram @kampunglabirin)
Marawis (Sumber: Instagram @terminal_hujan)
Pembuatan emping jengkol di rumah warga
 
Wahana air berupa keliling sungai dengan perahu karet juga bisa dinikmati pengunjung. Wahana ini satu-satunya aktivitas yang dibuka setiap hari untuk umum. Dengan tarif sekali naik Rp5 ribu untuk 15 menit, penghasilan yang didapat berkisar Rp250 ribu - Rp400 ribu per hari.

Wahana Air Kampung Labirin
Seluruh kegiatan festival adalah partisipasi warga setempat, tanpa ada orang dari luar kampung. "Ini seperti selebrasi pemberdayaan warga" ujar Anggun. Dukungan pemerintah daerah dalam hal ini Kelurahan, juga sangat membantu terselenggaranya kegiatan Festival Kampung Labirin Astra Honda. Sejak dibuka Desember 2018, Kampung Labirin telah 4 kali menyelenggarakan festival, dengan rata-rata pengunjung lebih dari 50 orang.

 

KBA, Model Kampung Ideal

Menjadi Kampung Berseri Astra (KBA), Kampung Labirin kini tak hanya menjadi representasi kampung ideal dari segi sosial ekonomi. Lebih dari itu, Bogor kini punya tambahan destinasi wisata, yang dapat turut meramaikan kunjungan turis ke Kota yang terkenal dengan talas ini.

KBA adalah wujud program Corporate Social Responsibility PT Astra International Tbk yang diimplementasikan untuk masyarakat di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah bersama-sama mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas dan produktif, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di KBA.

Program KBA telah berjalan sejak tahun 2013, dan hingga kini Grup Astra telah memiliki 86 KBA yang tersebar di 34 provinsi di Nusantara.

Anis, warga lulusan SMK ini, dapat ditemui di gerai kopi saat Festival Kampung Labirin. Rasa memilikinya terhadap Kampung Labirin tergambar dari tutur kata, dan menjadi salah satu contoh anak muda warga yang bersemangat membangun kampung tempat tinggalnya. Harapan Anis sebagai warga, KBA Kampung Labirin dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata, sehingga meningkatkan taraf hidup seluruh warga.

Anggun & Anis - Narasumber

#KitaSATUIndonesia #IndonesiaBicaraBaik